Terakhir diperbarui: Juni 2026
Jawaban singkat: Makanan wajib coba di Seoul adalah Korean BBQ, bibimbap, tteokbokki, dan ayam goreng Korea, plus jajanan pasar di Gwangjang serta sup berkuah hangat seperti kimchi jjigae. Sebagian besar murah, dan pasar serta jalanan BBQ adalah tempat terbaik menyantapnya.
Menentukan mau makan apa di Seoul adalah separuh keseruan perjalanan, dan bagi banyak pengunjung justru satu-satunya alasan mereka datang. Ini kota di mana sepotong samcan berasap, semangkuk sup tahu yang mendidih, dan segelas kertas kue beras pedas dari lapak pasar bisa terjadi dalam satu sore yang sama — dan di mana makanannya murah, cepat, serta nyaris mustahil salah pilih.
Kalau kamu baru kenal masakan Korea, menunya bisa terasa membingungkan. Panduan ini memangkasnya jadi dua belas hidangan yang layak diburu, apa sebenarnya masing-masing, dan di mana menemukannya, supaya kamu bisa berkuliner keliling kota dengan rencana alih-alih menunjuk foto secara acak.
Daftar Isi
- Kuliner Seoul: Yang Paling Esensial
- Korean BBQ — Samgyeopsal & Galbi
- Bibimbap — Nasi Campur ala Korea
- Jajanan Kaki Lima — Tteokbokki, Gimbap & Lainnya
- Sup, Rebusan & Banchan
- Ayam Goreng Korea & Bir
- Mi, Panas dan Dingin
- Apakah Makanan Korea di Seoul Sangat Pedas?
- Sebaiknya Makan di Mana di Seoul?
- Tips Bersantap untuk Pemula
- Rencanakan Perjalananmu
Kuliner Seoul: Yang Paling Esensial
Kalau waktumu cuma beberapa hari, dahulukan Korean BBQ, bibimbap, tteokbokki, dan ayam goreng Korea — empat hidangan yang paling menangkap cara Seoul makan, dari pesta duduk sampai camilan jalanan. Setelah itu kembangkan dengan satu sup, semangkuk mi, dan apa pun yang sedang dijual lapak pasar di depanmu. Ini daftar ringkasnya.
| Hidangan | Apa itu | Cocok untuk |
|---|---|---|
| Samgyeopsal | Samcan babi panggang, dimasak di mejamu | Makan malam rombongan |
| Galbi | Iga pendek berbumbu yang dipanggang | BBQ yang agak mewah |
| Bibimbap | Nasi dengan sayur, telur & pasta cabai | Santapan pertama yang aman |
| Tteokbokki | Kue beras kenyal dalam saus manis pedas | Ngemil di jalan |
| Ayam goreng Korea | Ayam goreng dua kali, sering dengan bir | Malam santai |
| Kimchi jjigae | Sup kimchi dan babi yang mengenyangkan | Makan siang murah dan hangat |
| Sundubu jjigae | Sup tahu sutra dengan telur dipecahkan | Comfort food |
| Samgyetang | Ayam muda utuh dalam kaldu ginseng | Santapan pemulih tenaga |
| Naengmyeon | Mi soba dingin | Hari musim panas |
| Japchae | Soun ubi jalar tumis | Lauk untuk berbagi |
| Gimbap | Gulungan nasi berbalut rumput laut | Makan siang praktis |
| Hotteok | Panekuk isi sirup yang dipanggang | Camilan manis musim dingin |
Korean BBQ — Samgyeopsal & Galbi
Kalau kamu hanya sempat sekali makan di Seoul, jadikan itu Korean BBQ. Kamu memanggang sendiri dagingnya di atas arang atau kompor gas yang tertanam di meja, lalu membungkus tiap suap dalam daun selada bersama bawang putih, kimchi panggang, dan olesan ssamjang (pasta gurih pedas). Potongan sehari-harinya adalah samgyeopsal, irisan tebal samcan babi tanpa bumbu; potongan untuk perayaan adalah galbi, iga sapi berbumbu manis.

Ini santapan sosial yang mengandalkan tangan sendiri dan paling enak dilakukan beramai-ramai, dan pelayannya biasanya membantu memanggang kalau melihatmu kebingungan. Pesan satu atau dua porsi per orang untuk memulai — selalu bisa nambah — dan jangan lewatkan minuman dingin atau soju untuk memotong rasa berlemaknya. Hampir tiap kawasan punya tempat BBQ yang bagus; ikuti asapnya dan keramaiannya — dan lihat panduan Korean BBQ kami untuk cara memesan dan memanggang seperti orang lokal.
Bibimbap — Nasi Campur ala Korea
Bibimbap adalah hidangan Korea yang paling mudah disukai sekaligus santapan pertama teraman kalau kamu khawatir soal pedas — semangkuk nasi hangat berisi sayuran berbumbu, telur mata sapi, dan sesendok gochujang (pasta cabai merah) yang kamu aduk sendiri. Tingkat pedasnya kamu yang atur lewat banyaknya pasta yang dicampurkan.

Pesan versi dolsot (mangkuk batu) kalau bisa: hidangannya datang mendesis dalam mangkuk batu panas yang membuat nasi di dasarnya jadi kerak renyah keemasan. Jeonju, perjalanan mudah ke selatan, adalah kampung halaman spiritual hidangan ini — lebih lanjut di panduan day trip dari Seoul kami.
Jajanan Kaki Lima — Tteokbokki, Gimbap & Lainnya
Jajanan kaki lima Seoul adalah kategori tersendiri, dan pasar adalah panggung utamanya. Bintangnya tteokbokki — silinder kue beras kenyal yang direbus dalam saus merah manis pedas — biasanya disantap sambil berdiri dari gelas kertas. Di sekitarnya ada gimbap (gulungan nasi berisi aneka bahan berbalut rumput laut), twigim (gorengan tepung ala Korea), hotteok (panekuk isi sirup yang dipanggang), dan gyeranppang (roti telur manis kecil).

Lahan berburu terbaiknya adalah Pasar Gwangjang — terkenal dengan bindaetteok (panekuk kacang hijau) dan mayak gimbap — serta lapak-lapak malam di Myeongdong, yang menunya disesuaikan untuk pengunjung. Bawalah uang tunai pecahan kecil; sebagian besar lapak tidak menerima kartu, dan porsinya cukup murah untuk dicicipi dari selusin lapak.
Sup, Rebusan & Banchan
Comfort food Korea dibangun di atas sup berkuah mendidih (jjigae) dan aneka rebusan, yang hampir selalu disajikan bersama nasi dan sederet lauk gratis. Dua yang perlu dikenal adalah kimchi jjigae, sup asam hangat dari kimchi tua dan daging babi, serta sundubu jjigae, sup tahu sutra lembut dengan telur mentah yang dipecahkan langsung di meja. Saat musim panas, warga lokal justru melawan panas dengan samgyetang, ayam muda utuh berisi nasi dan ginseng dalam kaldu bening yang menyegarkan tenaga.

Apa pun yang kamu pesan, hidangannya datang bersama banchan — piring-piring kecil berisi kimchi, sayuran acar, dan lalapan berbumbu yang gratis di hampir semua santapan dan bisa diisi ulang bila diminta. Ini bukan pelengkap sekadarnya; ini separuh dari santapannya, jadi cicipi semuanya.
Ayam Goreng Korea & Bir
Ayam goreng Korea adalah makhluk yang berbeda dari versi Barat — digoreng dua kali sehingga kulitnya setipis dan sebening kaca, dan tetap renyah di bawah sausnya. Dua yang wajib adalah huraideu polos (renyah tanpa saus) dan yangnyeom (berbalut glasir manis pedas); pesan setengah-setengah kalau tak bisa memilih. Dipadukan dengan bir dingin, kombinasi ini disebut chimaek (chicken + maekju), dan inilah cara bersenang-senang paling digemari di negeri itu.
Ini penutup sempurna setelah seharian jalan-jalan — banyak tempat mengantar ke penginapanmu, atau kamu bisa duduk di kedai ayam-dan-bir yang berisik di Hongdae sambil menonton kawasan itu hidup setelah gelap.
Mi, Panas dan Dingin
Dua hidangan mi melengkapi daftarnya. Naengmyeon adalah klasik musim panas — mi soba kenyal disajikan dalam kaldu dingin yang asam segar (mul-naengmyeon) atau diaduk dengan saus menyengat (bibim-naengmyeon), dan jadi pasangan tradisional santapan BBQ. Japchae adalah favorit banyak orang: soun ubi jalar yang kenyal ditumis bersama sayuran dan sentuhan wijen, disajikan hangat atau suhu ruang serta ramah bagi yang tak suka pedas.
Untuk makan siang sendirian yang cepat dan murah, carilah kalguksu (mi gandum potong tangan dalam kuah hangat) — semangkuk sederhana yang biasa disantap orang Korea pada sore yang hujan.
Apakah Makanan Korea di Seoul Sangat Pedas?
Makanan Korea di Seoul tidak sepedas reputasinya. Banyak hidangan pokoknya justru ringan — bibimbap membiarkanmu menambahkan sendiri pasta cabainya, dan samgyeopsal, galbi, japchae, gimbap, serta samgyetang nyaris tidak pedas sama sekali. Hidangan yang benar-benar menyengat memang ada, tapi gampang dikenali dan dihindari: tteokbokki, kimchi jjigae, dan ayam goreng yangnyeom (bersaus) adalah yang menggigit.
Kalau kamu sensitif terhadap pedas, frasa yang perlu diingat saat memesan adalah “an maewoyo” (tidak pedas), dan sepiring nasi putih atau seteguk air gratis menenangkan mulut jauh lebih cepat daripada apa pun. Produk susu bukan hal lumrah di meja makan Korea, jadi nasi adalah penyetel ulang terbaikmu di sela suapan.
Sebaiknya Makan di Mana di Seoul?
Untuk jajanan kaki lima dan hidangan tradisional, menujulah ke pasar — Gwangjang untuk pengalaman lapak klasik, Myeongdong untuk camilan malam yang ramah pengunjung di sela toko kosmetik dan fesyen. Untuk Korean BBQ dan ayam-dan-bir, kawasan ramai Hongdae dan Jongno selalu bisa diandalkan. Dan untuk santapan daerah yang dinikmati sambil duduk, makanannya makin dalam seiring jauhnya perjalanan: Jeonju untuk bibimbap, Busan untuk seafood, keduanya dibahas di panduan day trip kami. Sementara untuk kopi dan budaya kafe, tak ada kawasan yang mengalahkan Seongsu-dong.
Kalau kamu ingin menyelam cepat, ikutlah tur kuliner kaki lima berpemandu di pasar-pasarnya🎫 bersama orang lokal yang bisa memesankan hal-hal yang takkan kamu temukan sendiri, atau ambil kelas memasak Korea langsung praktik🎫 untuk membawa pulang beberapa resep. Keduanya cocok dipadukan dengan hari berkeliling pasar di itinerary Seoul 4 hari kami.
Tips Bersantap untuk Pemula
- Bawa uang tunai pecahan kecil. Kartu berlaku di restoran, tapi lapak pasar dan tempat lawas sering hanya menerima tunai.
- Banchan dan air minum gratis. Lauk pendampingnya diisi ulang bila diminta, dan air (sering swalayan) tidak masuk tagihan.
- Tip bukan kebiasaan. Jangan memberi tip — tidak diharapkan dan bisa membingungkan.
- Banyak hidangan diporsikan untuk dua orang. Sup dan BBQ umumnya untuk berbagi, jadi jangan berlebihan saat memesan sendirian.
- Pakai aplikasi penerjemah untuk menu. Papago menangani bahasa Korea lebih baik daripada kebanyakan; terjemahkan menu lewat foto kalau tak ada bahasa Inggris.
- Cari tempat yang ramai. Antrean orang lokal selalu lebih meyakinkan daripada restoran kosong berpapan Inggris mengilap.
Rencanakan Perjalananmu
Mulailah dengan memesan tiket pesawat ke Seoul✈️. Setelah tanggalnya pasti, ini cara menyusun sisanya.
Pesan pengalaman kuliner. Tur kuliner pasar atau kelas memasak🎫 adalah cara tercepat untuk makan enak di hari pertama, sebelum kamu benar-benar hafal medan.
Menginaplah dekat makanannya. Basis di pusat kota menaruh pasar dan jalanan BBQ dalam jarak jalan kaki — lihat panduan area menginap di Seoul untuk kawasan dengan posisi terbaik.
Permudah perjalanannya. Semua pasarnya terhubung subway; panduan transportasi di Seoul membahas kartu T-money dan aplikasi yang menunjukkan pintu keluar yang tepat.
Pengungkapan: Artikel ini memuat tautan afiliasi. Jika kamu memesan lewat tautan tersebut, saya bisa memperoleh komisi kecil tanpa biaya tambahan untukmu. Saya hanya merekomendasikan layanan yang saya pakai sendiri.

